Etika Mahasiswa Dipertanyakan

TEKAD-Mahasiswa adalah sosok terdidik yang memiliki kelebihan ilmu pengetahuan intelektual dan etika yang harus ada pada dirinya. Namun ketika mahasiswa tidak memiliki kepedulian untuk menjaga kampusnya sendiri, ataupun bersikap tidak sopan dalam kampus, maka etika mahasiswa tersebut dipertanyakan.
Salah satunya etika mahasiswa di Gedung Sutan Balia, Auditorium FISIP UR yang dilengkapi Air Conditioner (AC) di dalamya, masih ada saja mahasiswa yang merokok di dalam gedung. Tidak hanya itu, puntung rokok pun dibiarkan terbuang sembarangan. Menurut pengakuan Syafri Harto, Pembantu Dekan III FISIP UR, ia sendiri dan pihak fakultas saja jika ingin merokok akan keluar dari gedung itu.
‘’Sebelum gedung auditorium itu ada, mencak-mencak, sekarang sudah dibuatkan, tidak mau memelihara. Merokok di dalam, puntung rokok di buang sembarangan. Gedung itu dibuat untuk mahasiswa, bukan untuk kami para dosen dan petinggi fakultas,’’ sebut Syafri kecewa, Selasa (11/10) lalu.
Syafri mengaku pernah melihat mahasiswi duduk di pagar stainless Auditorium. ‘’Dari segi keamanan dan keselamatan tidak boleh, kalau sampai jatuh terlentang ke belakang bagaimana? Kampus juga yang tanggung jawab. Lalu dari segi etika tidak cocok dilihat kan? Apalagi kalau perempuan,’’ jelasnya.
Ada pula mahasiswa menaikkan kakinya ke atas meja, duduk di meja. Lalu di selter. Belum lagi toilet yang tidak dijaga kebersihannya, pembalut yang dibuang ke kloset sehingga menyebabkan kloset tergenang airnya, dan berbagai perilaku tidak beretika lainnya.
Syafri mengaku sangat kecewa. ‘’Tong sampah di FISIP juga lengkap di semua sudut kampus. Tapi sampah tetap dibuang sembarangan. Berarti mahasiswa seperti itu karna sense of belonging atau rasa memiliki itu tidak ada. Padahal gedung dan semua fasilitas yang ada ini dibangun dari uang SPP dia (mahasiswa, red),’’ jelasnya.
Menanggapi masalah etika mahasiswa ini, Ayu, mahasiswi Jurusan Administrasi ’10 memberi komentarnya. ‘’Ya itu sudah menyalahi aturan lah. Kita sebagai mahasiswa yang intelek, gak pantes buat lakuin gitu,’’ jelasnya, Jumat (14/10) lalu.
Tanggapan senada diungkapkan Iza, mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi ’09, ‘’Sangat tidak berpendidikan. Merokok aja sudah perbuatan tak baik, tambah pulak buang puntung rokok sembarangan. Di ruang terbuka aja asap rokok udah mengganggu pernafasan apalagi di ruang ber-AC,’’ tuturnya.
Pendapat berbeda terucap dari Fajarsyah, mahasiswa Ilmu Komunikasi ’10, ‘’Sah-sah aja kok, masak gitu aja jadi gak beretika. Selagi masih bisa menempatkan situasi,’’ ungkapnya, Sabtu (15/10). Serupa dengan Nur. ‘’Memanfaatkan pekerja kebersihan,’’ jawabnya ketika disinggung mengenai mahasiswa yang buang sampah sembarangan di kampus.*** (Aristra/Tekad)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: