RAN, Jadi Diri Sendiri

RAN adalah grup band yang berdiri sejak 18 November 2006. Tahun kelima berkecimpung di industri musik tanah air, RAN semakin dicintai penikmat musik dengan genre musiknya yang berbeda; pop progresif bercampur jazz, disco, dan reggae. RAN adalah ekspresi jiwa fresh, fun,  dan friendly, karakter yang harusnya ada pada para muda saat ini. Simak wawancara eksklusif kru Tekad; Nancy Novita dan Trilis Marwuri bersama RAN dalam acara launching dan pameran salah satu produk mobil di Hotel Pangeran, Kamis (17/11) lalu.

Apa sih target RAN untuk usia yang ke 5 tahun ini?
Sesuai nama band kami, semoga ke depannya RAN bisa lari lebih kencang.

Bagaimana kesannya dengan Raners di Pekanbaru?
Disini orangnya friendly banget. Dari pertama kali manggung, kita senang banget. RAN menghabiskan tahun keempat disini, besok kami genap berusia lima tahun dan alhamdulilah ulang tahun RAN di Pekanbaru berkesan karena penonton yang rame dan antusias tadi.

RAN identik dengan aliran musik yang beda dengan aliran musik di pasaran. Kenapa mempertahankan aliran musik yang seperti itu?
Aliran musik kita jelas dan sesuai dengan apa yang kita suka, itu yang terpenting.

Seandainya diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan penyanyi yang beraliran musik berbeda, siapa yang RAN pilih?
Bingung sih. Tapi sebenarnya kita open kolaborasi dengan siapa saja karena kita yakin dengan siapa pun kita berkolaborasi pasti tetap memberikan sumbangan ide lewat musik yang memang musiknya RAN.

Inspirasi kalau buat lagu itu apa?
Inspirasi kita kalian semua, pendengar RAN. Lagu RAN yang “Sepeda” nunjukin kalau kita peduli dengan alam, kesehatan, hal-hal positif yang berdampak dari make sepeda.

Rencana rilis album terbaru kapan?
Tahun depan. Doa-in aja.

Pesan untuk Raners di Pekanbaru?
I love you so much. Semoga kita tetap jadi keluarga yang bertambah besar di kemudian hari. Kita juga udah lima tahun. Semoga di umur yang kelima ini RAN bisa membuat para Raners tetap menjadi penggemar musik kami.

Pesan RAN buat para muda sekarang yang cenderung mengikuti aliran musik pasar?
Jadi diri sendiri aja. Selama lo bisa jadi diri sendiri lo pasti lebih bisa diterima sama semua orang. Orang menghargai kita karena kita bisa menjadi diri sendiri.***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: