Stifar Jadi Prodi di UR

TEKAD- Banyak cara yang dapat dilaku kan agar suatu instansi dapat meningkatkan kualitasnya. Seperti yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Farmasi (Stifar) yang saat ini tengah mengubah status yayasan Universitas Riau (UR) menjadi salah satu bagian dari Program Studi (Prodi) Fakultas Kedokteran (FK) UR.
Hilwan Yuda, selaku ketua persiapan pemindahan status Stifar menjadi prodi mengungkapkan, perubahan status Stifar ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal dan merupakan hasil keputusan senat UR. ‘’Kebutuhan apoteker di Provinsi Riau sangat banyak dan sampai sekarang masih belum terpenuhi. Selain itu, pemerintah kurang memberikan perhatian penuh pada instansi pendidikan yang berbentuk yayasan,’’ ungkap Hilwan kepada Tekad, Senin (03/10) lalu.
Tak hanya itu, Hilwan juga menjelaskan bahwa kepercayaan masyarakat juga menjadi pertimbangan yang mendasari perubahan status tersebut. Seperti yang diketahui oleh masyarakat pada umumnya, biaya pendidikan di intansi swasta dan yayasan biasanya memakan biaya yang cukup tinggi.
Tingkat biaya inilah yang menjadi pertimbangan lain dalam perubahan status tersebut. ‘’Di Stifar biaya pendidikan mahal, hal tersebut dikarenakan adanya biaya praktik yang diwajibkan kepada mahasiswa,’’ jelasnya.
Dengan pertimbangan tersebut, UR membentuk tim persiapan yang diketuai oleh Hilwan Yuda sendiri. Namun, kata Hilwan, perubahan status tersebut harus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. ‘’Sebenarnya jika mau mengubah Stifar menjadi Prodi di UR sangat gampang tinggal menghapus sekolah tingginya saja. Tapi, tentu tidak boleh seperti itu, kita harus taat pada administrasi yang ada,’’ tukasnya.
Selain itu, kata Hilwan, Stifar yang saat ini berakreditasi C harus memulai dari nol jika ingin bergabung menjadi Prodi di UR. Untuk mengatasi masalah tersebut maka salah satu cara yang digunakan adalah dengan meminta bantuan kepada Corpertis Wil 10 sebagai lembaga yang mengayomi perguruan tinggi swasta.
Jika proses perubahan status Stifar berjalan dengan baik dan lancar, Hilwan percaya, ke depannya Prodi Stifar lebih maju dari sebelumnya. ‘’Saya harap Stifar bisa menjadi lebih baik. Selain dapat mengembangkan kuantitas, Stifar harus dapat meningkatkan kualitas pendidikannya,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai Dekan Stifar ini.***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: