Pelayaran Perahu Kertas

Judul               : Perahu Kertas

Penulis             : dewi “Dee” Lestari

Penerbit           : Bentang Pustaka

Halaman          : 444 hal

Dee Lestari memang terkenal lewat tulisannya yang mampu menyihir para pembaca. Dee seolah memang dilahirkan untuk menjadi penggores pena kata. Dan kali ini, pena katanya membawa kita berlayar bersama Perahu Kertas.

Dee mengangkat tokoh Kugy dan Keenan di dalam ceritanya dengan berlatar Amsterdam, Jakarta, Bandung, dan Ubud. Kemudian beralaskan kecintaan pada seni, cinta, kemauan orang tua, liku kehidupan yang up-down-up. Dee mengalurkan kita pada kisah yang boleh dikatakan ‘eksotis’. Tiga unsur yang dipadankannya dengan elok: cinta, impian dan kejujuran.

Kisah percintaan Kugy dan Keenan tergambar jujur dan apa adanya. Tentang cinta Kugi yang terpendam kepada Keenan, kekaguman satu sama lainnya yang tak mampu diungkapkan, hingga keadaan yang tak memungkinkan mereka berdua bersatu.

Kugy tak sedikitpun mempunyai jiwa seni. Padahal Keenan seorang lelaki yang bercita-cita menjadi seorang seniman, melukis seakan suatu kegiatan wajib bagi hidupnya. Namun terkadang apa yang diimpikan jauh dari mata. Tak semua yang kita impikan berjalan mulus. Mereka tak menyerah, mereka saling mendukung, mereka tak takut bermain dengan mimpinya, walaupun mimpi itu menjauh.

Akhir cerita dalam buku ini pun tampak sangat jujur. Haru biru yang jujur. Kugy dan Keenan diceritakan terpisah jauh sekian lama. Mereka mempunyai pasangan masing-masing, namun dengan hati yang tetap tidak bisa berbohong. Hati yang masih dengan cinta yang dulu. Saat keduanya dipertemukan kembali, mereka melepas ego masing-masing dan saling mengutarakan cinta.

Berlayar dalam kisah idealismme, gelak tawa, kekonyolan, sepoi angin persahabatan, dan tak urung badai tangis dan karang kesedihan, membuat perjalanan kisah kita bersama Perahu Kertas menjadi petualangan yang sulit dilupakan.

Buku ini menginspirasi kita untuk lebih mengerti diri sendiri. Ber-genre populer dan merupakan bacaan yang pas buat anak muda. Buku ini juga ringan dan mudah dicerna sehingga tidak membebani pembacanya. Tulisan yang ditulis dengan sepenuh hati akan dibaca sepenuh hati oleh penikmatnya. ***

AA

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: