Indonesia Kalah Lawan Australia, Penonton Mengamuk

Juli tahun ini merupakan bulan yang bersejarah bagi Pekanbaru khususnya. Bagaimana tidak, ajang sepakbola internasional Asian Footbal Confederation (AFC) digelar di Stadion Utama Riau. Dalam ajang yang dilakukan empat tahun sekali ini, Indonesia berada di Grup E dan harus berhadapan dengan tim Australia pada, Kamis (05/07) lalu. Kurang lebih tiga ribu supporter datang untuk menyaksikan pertandingan yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia khususnya Pekanbaru. Namun, pada akhir pertandingan ini penonton sempat rusuh.

Tim nasional (Timnas) Garuda Muda Indonesia yang diasuh Aji Santoso ini menunjuk Andik Vermansyah sebagai kapten, dan tim Australia yang diasuh Paul Okon menunjuk Terry Antonis sebagai kapten mereka. Banyak peluang emas Andik dan kawan-kawan dalam menjebol gawang Australia. Terbukti pada menit ketiga, Andik mengancam gawang lawan, serta pada menit ke-25 mendapatkan kesempatan untuk melakukan tendangan bebas.

Namun sayang, peluang-peluang itu tidak bisa dikonversi menjadi sebuah gol ke gawang Australia yang dijaga oleh Nicholas Munro. Tingginya tempo permainan serta panasnya cuaca pada malam itu membuat pemain Australia dan Indonesia merasa kelelahan sehingga wasit memberikan waktu satu menit untuk break water.

Pada menit ke40, pemain Australia bernomor punggung 14 bernama Anthony Proia berhasil membobol gawang Indonesia yang dijaga Aji Saka sehingga membuat Australia unggul 1-0 pada babak pertama. Namun bada babak kedua yang sempat tertunda karena tiang penyangga gawang sempat terlepas, Indonesia hanya bisa mempertahankan gawangnya agar tidak dibobol lagi oleh Australia hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit.

Sehingga kedudukan terakhir pertandingan Indonesia melawan Australia adalah 0-1. Hal yang sangat disayangkan adalah, kekalahan Indonesia ini tidak bisa diterima oleh sebagian supporter Indonesia di stadion sehingga mereka melempari lapangan dengan botol plastik air mineral.

Kerusuhan ini diawali dari salah satu pemain tim Australia yang mendorong salah satu pemain Indonesia. Lalu ditambah kalahnya Indonesia yang membuat kekecewaan penonton tersebut berujung rusuh. Seakan tidak terima Indonesia kalah dari Australia, penonton mengamuk. Mereka melempar botol minuman, bahkan aksi pelemparan botol minuman yang dilakukan oleh penonton kepada tim Australia mengenai salah satu pemain Australia yang hendak masuk ke ruangan peristirahatan.

Adanya aksi penonton ini, ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap kepada Federation Internationale de Football Association (FIFA), ‘’Semoga dapat dimaafkan oleh FIFA,’’ harapnya, saat konferensi pers setelah pertandingan usai.

Sebelum konferensi pers berakhir, ketua PSSI menuturkan, ‘’Apapun yang terjadi dalam pertandingan ini terimalah dengan lapang dada dan para pemain Indonesia sudah melakukan hal yang terbaik dan marilah kita ambil sisi positif dari kekalahan kita sekarang agar untuk pertandingan berikutnya kita dapat memperoleh kemenangan yang kita inginkan,’’ tuturnya.

Namun harapan ketua PSSI tidak diamini FIFA karena pada Jumat (06/07) FIFA melayangkan surat keterangan teguran resmi atas aksi yang menurut mereka brutal dan terkesan anarkis.

Pradya, salah satu supporter yang juga mahasiswa Jurusan Manajemen ‘07 ini sangat menyayangkan kejadian ini. ‘’Seharusnya penonton bisa lebih dewasa dan sportif dalam menghadapi kekalahan,’’ katanya pada Kamis (05/07). Pembantu Rektor II, Dr Yanuar MSi juga menghimbau agar para supporter di Pekanbaru ini tidak anarkis dalam bertindak. ‘’Kalau bisa jangan anarkis, kan nanti kita juga yang malu. Apalagi stadionnya kan masih dalam kawasan Universitas Riau,’’ tutur Yanuar kepada Tekad pada Sabtu (14/07) lalu.***

Yuda/Dini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: