Seminar Keefektifan Foklor Bahasa Jepang

Program Studi (Prodi) Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau (FKIP UR) bekerja sama dengan pihak universitas dalam menaja seminar yang bertajuk “Keefektifan Foklor Dalam Pendidikan Bencana Studi Kasus Nias dan Simeleu di Indonesia dan Jepang”. Seminar yang juga merupakan kuliah umum bagi mahasiswa Prodi Bahasa Jepang ini berlokasi di Gedung Serba Guna FKIP UR pada Jumat (15/06) lalu.

Pengalaman Indonesia dan Jepang sebagai negara yang sering mengalami bencana alam menjadi pembahasan yang menarik dalam seminar ini. Ketua Prodi Bahasa Jepang FKIP UR Arza Ainobotika Ssi Msi mengatakan, ‘’Negara Indonesia belakangan ini telah mengalami bencana alam, mulai dari gempa bumi, tsunami hingga gunung meletus. Sebagai daerah dengan potensi alam yang kaya, Provinsi Riau juga bisa mengalami bencana alam seperti daerah sebelumnya. Oleh karena itu kita perlu membekali diri dalam menghadapi bencana alam,’’ katanya kepada Tekad pada Jumat (15/06).

Narasumber berkompeten di bidangnya yang juga peneliti dari Universitas Rikkyo-Tokyo, Takafuji Yoko dihadirkan untuk menjadi pemateri dalam seminar ini. Sebagai penerjemahnya, salah satu Dosen Prodi Bahasa Jepang, Dini Budiyani SPd juga hadir.

Takafuji Yoko menjelaskan bahwa pendidikan pencegahan bencana melalui tradisi oral (kebiasaan, red) sangat penting untuk mengembangkan pengetahuan generasi selanjutnya dalam menghadapi bencana alam. ‘’Saya banyak belajar dari hasil penelitian yang sudah saya lakukan di Indonesia. Daerah Nias dan Simeleu di Indonesia memiliki tradisi turun temurun dalam mengurangi korban bencana alam,’’ ungkap Yoko dalam menyampaikan materinya.

Antusias mahasiswa dalam mengikuti seminar ini sangat baik, seperti yang dikatakan Budi, ‘’Seminar ini bagus, jarang-jarang Prodi Bahasa Jepang mengundang pembicara langsung dari Jepang. Sebagai mahasiswa kami sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena selain menambah wawasan juga memberi pandangan tentang kebudayaan Jepang,’’ tuturnya.

Dalam sesi tanya jawab, Sri Dayati, mahasiswi Prodi Bahasa Jepang ’09 dengan fasih bertanya menggunakan Bahasa Jepang. Ia bertanya mengenai bagaimana pemerintah Jepang berperan dalam menghadapi bencana alam. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab Yoko dengan spesifik bahwa pemerintah dan masyarakat saling mendukung dan bekerja sama dalam menghadapi bencana alam di Jepang.

Pada akhir seminar, peserta menyaksikan film yang dibuat Yoko pada saat penelitian, kejadian tsunami yang baru-baru ini melanda Jepang pun turut diputar untuk peserta seminar ini. ‘’Indonesia telah memberi semangat korban tsunami Tohoku Jepang, semoga hubungan ini terus berjalan baik ke depan hingga generasi penerus berikutnya,’’ tutup Yoku dalam pemberian materinya.***

Juli 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: